, ,

Soeharto Kandar ke KMHDI: Jangan Jadi Penonton, Mahasiswa Harus Jadi Aktor Pembangunan Poso!

oleh -512 Dilihat

Wawasan Poso – Tokoh masyarakat Kabupaten Poso, Soeharto Kandar, memberikan pesan tegas dan inspiratif kepada kader KMHDI agar tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa mahasiswa harus tampil sebagai aktor utama yang terlibat aktif dalam memajukan Poso di berbagai sektor.

Pesan tersebut disampaikan Soeharto Kandar dalam sebuah forum dialog kepemudaan yang dihadiri pengurus dan anggota KMHDI. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan (agent of change) yang mampu membawa gagasan segar, pemikiran kritis, serta energi positif bagi pembangunan daerah.

Mahasiswa Harus Hadir di Tengah Persoalan Masyarakat

Soeharto Kandar menegaskan bahwa tantangan pembangunan Poso ke depan tidaklah ringan. Mulai dari penguatan sumber daya manusia, pemulihan ekonomi masyarakat, hingga menjaga harmoni sosial dan toleransi antarumat beragama membutuhkan peran aktif generasi muda.

Ia mendorong mahasiswa KMHDI agar turun langsung ke tengah masyarakat, memahami persoalan riil yang dihadapi warga, serta ikut memberikan solusi konkret melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Mahasiswa jangan hanya kritis di ruang diskusi. Turun ke lapangan, dengarkan suara rakyat, dan ambil peran nyata. Jangan jadi penonton, tapi jadilah aktor pembangunan Poso,” tegasnya.

Peran Strategis KMHDI dalam Membangun Daerah

Menurut Soeharto, KMHDI sebagai organisasi kemahasiswaan berbasis nilai keagamaan memiliki keunggulan moral dan intelektual. Nilai-nilai dharma, etika, dan pengabdian yang melekat pada kader KMHDI dinilai sejalan dengan semangat membangun masyarakat yang adil, damai, dan sejahtera.

Ia berharap KMHDI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam berbagai program pembangunan, khususnya di bidang pendidikan karakter, penguatan toleransi, serta peningkatan kualitas generasi muda.

“KMHDI harus menjadi contoh organisasi mahasiswa yang tidak hanya vokal, tetapi juga solutif dan berkontribusi nyata,” ujarnya.

Soeharto Kandar
Soeharto Kandar

Baca juga: Wakil Bupati Poso Soeharto Kandar Resmikan Masjid Al Hidayah Tegalrejo

Mahasiswa sebagai Agen Perdamaian dan Persatuan

Dalam kesempatan itu, Soeharto Kandar juga menyoroti pentingnya peran mahasiswa sebagai penjaga persatuan dan perdamaian di Poso. Ia mengingatkan sejarah panjang daerah tersebut dan menekankan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan Poso terus tumbuh sebagai daerah yang aman dan harmonis.

Mahasiswa, kata dia, harus mampu menjadi jembatan komunikasi antar kelompok masyarakat, serta aktif menebarkan pesan toleransi dan persaudaraan di tengah keberagaman.

Dorongan untuk Inovasi dan Kemandirian Pemuda

Lebih lanjut, Soeharto mendorong kader KMHDI agar berani berinovasi dan mandiri, termasuk dalam mengembangkan program kewirausahaan berbasis potensi lokal. Ia menilai sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Poso masih memiliki peluang besar untuk digarap oleh generasi muda.

Dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi digital, mahasiswa diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Harapan untuk Masa Depan Poso

Menutup arahannya, Soeharto Kandar menyampaikan harapan besar kepada KMHDI agar terus mencetak kader-kader unggul yang berintegritas, berwawasan luas, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

Ia optimistis, apabila mahasiswa mengambil peran aktif dan konsisten, Poso akan mampu melangkah lebih maju dengan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Poso membutuhkan ide, tenaga, dan dedikasi kalian. Masa depan daerah ini ada di tangan generasi muda,” pungkasnya.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.