, ,

Satgas Ops Madago Raya Patroli Jalur Klasik, Pastikan Stabilitas Keamanan Poso

oleh -3142 Dilihat

Wawasan Poso – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya kembali melaksanakan patroli di jalur klasik wilayah Kabupaten Poso pada Kamis (12/9). Patroli ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan yang selama ini dikenal sebagai lokasi rawan aktivitas kelompok radikal.

Patroli Rutin Demi Keamanan Masyarakat

Komandan Satgas Madago Raya, Brigjen Pol. Agus Nugroho, menegaskan bahwa patroli di jalur klasik dilakukan secara rutin untuk memastikan tidak ada aktivitas yang dapat mengganggu ketenteraman warga. Jalur klasik yang meliputi sejumlah titik hutan dan perbukitan di Poso, Parigi Moutong, serta Sigi, selama ini menjadi salah satu fokus operasi aparat.

“Patroli ini tidak hanya bentuk kehadiran negara, tetapi juga upaya untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa jalur klasik benar-benar steril dari aktivitas yang membahayakan,” ujar Agus Nugroho.

Sinergi TNI-Polri dalam Madago Raya

Operasi Madago Raya sendiri merupakan bentuk kolaborasi TNI-Polri bersama pemerintah daerah. Patroli kali ini melibatkan personel Brimob, Intelijen, serta unsur TNI dari Kodam XIII/Merdeka. Mereka melakukan penyisiran, pemantauan jalur, hingga pendekatan persuasif kepada warga di sekitar kawasan operasi.

Menurut Agus, selain patroli, Satgas juga mengedepankan komunikasi dengan masyarakat setempat untuk memperkuat peran mereka dalam menjaga keamanan lingkungan. “Masyarakat adalah mata dan telinga yang penting. Dengan adanya kerja sama yang baik, potensi gangguan bisa cepat terdeteksi,” jelasnya.

Madago Raya
Madago Raya

Baca juga: Petugas Rutan Poso gagalkan penyelundupan gawai ke dalam rutan

Kondisi Keamanan Semakin Kondusif

Sejak sisa-sisa kelompok teroris di Poso berhasil dilumpuhkan pada 2021, situasi keamanan di wilayah tersebut relatif kondusif. Namun, aparat tidak ingin lengah. Patroli jalur klasik dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan bahwa kelompok serupa tidak muncul kembali.

“Situasi aman bukan berarti operasi berhenti. Justru kami semakin memperkuat pengawasan agar wilayah Poso benar-benar bersih dan masyarakat bisa hidup dengan damai,” kata seorang perwira di lapangan.

Masyarakat Merasa Tenang

Patroli yang dilakukan Satgas Madago Raya disambut positif oleh masyarakat setempat. Sejumlah warga mengaku lebih tenang dengan adanya kehadiran aparat di wilayah yang pernah menjadi titik rawan konflik itu.

“Sekarang kami bisa beraktivitas lebih aman. Dulu kalau lewat jalur hutan suka was-was, sekarang sudah ada patroli rutin,” ungkap Arman, seorang petani di Desa Tokorondo.

Selain menjaga keamanan, aparat juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga persatuan dan mencegah masuknya paham radikalisme.

Komitmen Jangka Panjang

Pemerintah pusat menegaskan bahwa Operasi Madago Raya akan terus berlanjut hingga benar-benar tidak ada lagi ancaman di wilayah Sulawesi Tengah. Fokus operasi bukan hanya keamanan, tetapi juga pemulihan sosial, pembangunan, dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Kami ingin operasi ini menjadi pintu masuk bagi pembangunan di Poso dan sekitarnya. Stabilitas keamanan adalah kunci utama agar masyarakat bisa sejahtera,” tutup Agus Nugroho.

Dengan patroli jalur klasik yang konsisten dilakukan, Satgas Madago Raya berharap masyarakat Poso dapat terus merasakan suasana damai dan terbebas dari trauma konflik yang pernah terjadi.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.