, , ,

Perkuat Sinergi dan Moderasi, Kakanwil Kemenag Sulteng Gelar Kunjungan Perdana di Poso

oleh -507 Dilihat

Wawasan Poso – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah (Kakanwil Kemenag Sulteng) melaksanakan kunjungan kerja perdana ke Kabupaten Poso. Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus meneguhkan komitmen penguatan moderasi beragama di wilayah yang memiliki sejarah panjang dinamika sosial dan keagamaan.

Kunjungan tersebut disambut jajaran Kantor Kemenag Kabupaten Poso, unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Agenda ini dinilai strategis sebagai bagian dari konsolidasi internal dan eksternal Kemenag Sulteng di awal masa kepemimpinan Kakanwil.

Poso sebagai Simbol Penguatan Kerukunan

Kabupaten Poso dipilih sebagai lokasi kunjungan perdana karena memiliki nilai simbolik dalam upaya menjaga kerukunan umat beragama. Daerah ini dikenal sebagai wilayah yang berhasil bangkit dan terus memperkuat harmoni sosial melalui dialog, kerja sama, dan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat.

Kakanwil Kemenag Sulteng menegaskan bahwa Poso merupakan contoh penting bagaimana moderasi beragama dapat menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan dan stabilitas sosial.

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Dalam rangkaian kunjungan, Kakanwil menekankan pentingnya sinergi antara Kemenag, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan program-program keagamaan, pendidikan madrasah, serta pelayanan publik di bidang keagamaan.

Kemenag Sulteng berkomitmen untuk terus membangun komunikasi yang intensif dengan pemerintah daerah guna memastikan program pusat dapat diimplementasikan secara optimal di daerah.

Kakanwil Kemenag Sulteng
Kakanwil Kemenag Sulteng

Baca juga: 141 Ribu Warga Sulteng Sudah Manfaatkan Program BERANI Sehat

Moderasi Beragama Jadi Agenda Utama

Penguatan moderasi beragama menjadi salah satu fokus utama dalam kunjungan perdana tersebut. Kakanwil menegaskan bahwa moderasi beragama bukan sekadar konsep, melainkan harus diwujudkan dalam sikap, kebijakan, dan praktik kehidupan sehari-hari.

Melalui pendekatan dialogis dan edukatif, Kemenag Sulteng mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk terus menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, serta menolak segala bentuk ekstremisme dan kekerasan atas nama agama.

Konsolidasi Internal Aparatur Kemenag

Selain agenda eksternal, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk melakukan konsolidasi internal dengan jajaran Kemenag di Kabupaten Poso. Kakanwil mengingatkan pentingnya profesionalisme, integritas, dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Aparatur Kemenag diminta untuk menjadi teladan dalam penerapan nilai-nilai moderasi beragama serta memberikan pelayanan yang adil, inklusif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Peran Tokoh Agama dan Masyarakat

Kakanwil Kemenag Sulteng juga menekankan peran strategis tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas dan kerukunan. Menurutnya, keberhasilan menciptakan kehidupan sosial yang harmonis tidak terlepas dari kontribusi para pemuka agama yang aktif menyuarakan pesan damai dan persatuan.

Kemenag berkomitmen untuk terus merangkul dan melibatkan tokoh lintas agama dalam berbagai program pembinaan dan dialog keagamaan.

Dorong Pendidikan Keagamaan yang Inklusif

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil turut menyoroti pentingnya penguatan pendidikan keagamaan yang inklusif dan berwawasan kebangsaan. Madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda yang moderat, toleran, dan cinta tanah air.

Kemenag Sulteng menilai bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai moderasi beragama di masa depan.

Komitmen Jangka Panjang untuk Perdamaian

Kunjungan perdana Kakanwil Kemenag Sulteng di Poso ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi penguatan sinergi dan moderasi beragama di Sulawesi Tengah. Komitmen jangka panjang untuk menjaga perdamaian, kerukunan, dan persatuan terus ditekankan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Melalui kerja sama yang solid antara pemerintah, aparat Kemenag, tokoh agama, dan masyarakat, Poso diharapkan terus menjadi contoh daerah yang mampu merawat harmoni dalam keberagaman.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.