, , ,

Pemkab Poso libatkan UIN Palu kembangkan produk halal

oleh -1417 Dilihat

Wawasan Poso — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan ekonomi halal. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan menggandeng Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu untuk mengembangkan dan memperluas sertifikasi produk halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut.

Kerja sama tersebut resmi dijajaki melalui pertemuan antara Bupati Poso, dr. Verna G. Inkiriwang, dengan Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. Sagaf S. Pettalongi, di Aula Kantor Bupati Poso, Selasa (4/11/2025). Keduanya sepakat membangun kolaborasi dalam bidang pendampingan sertifikasi halal, edukasi kewirausahaan berbasis syariah, dan riset pengembangan produk lokal halal.

“Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi UMKM Poso untuk naik kelas. Kami ingin produk-produk lokal tidak hanya laku di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Bupati Verna Inkiriwang dalam sambutannya.

Dukung Visi Ekonomi Halal Daerah

Menurut Verna, sektor UMKM di Poso terus tumbuh, terutama pada bidang kuliner, kosmetik, dan olahan hasil pertanian. Namun, masih banyak pelaku usaha yang belum memahami pentingnya sertifikasi halal sebagai syarat kepercayaan konsumen.

“Kami melihat banyak potensi besar, tetapi belum didukung oleh sertifikasi yang memadai. Padahal, saat ini tren pasar halal terus meningkat, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Poso berkomitmen mendukung penuh proses sertifikasi halal melalui program pendampingan gratis, pelatihan pelabelan, dan kemudahan administrasi perizinan bagi UMKM.

UIN Palu Siap Turun ke Lapangan

Sementara itu, Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Sagaf Pettalongi, menyampaikan kesiapan kampusnya untuk terlibat langsung dalam program ini. UIN akan menurunkan tim Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan Pusat Kajian Halal guna membantu proses edukasi dan pendampingan pelaku usaha di seluruh kecamatan.

“Kami memiliki tenaga ahli bersertifikat dan fasilitas laboratorium halal. Kami akan memastikan setiap produk yang dihasilkan pelaku UMKM Poso memenuhi standar syariah, aman, dan sehat,” jelas Sagaf.

Selain itu, UIN Palu juga akan bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah untuk mempercepat proses sertifikasi produk halal secara terintegrasi.

Pemkab Poso
Pemkab Poso

Baca juga: Satgas Madago-Raya Sulteng gencarkan upaya deradikalisasi di Poso

Sinergi Akademisi dan Pemerintah

“Pendampingan akademisi sangat dibutuhkan, karena banyak pelaku usaha kita yang masih awam tentang proses dan manfaat produk halal. Dengan adanya UIN Palu, kami harap seluruh pelaku UMKM bisa mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Nurhidayah.

Selain pelatihan, UIN Palu juga akan membantu penelitian dan pengembangan produk berbasis potensi lokal, seperti kopi Poso, minyak kelapa, serta aneka produk olahan sagu yang dinilai potensial masuk dalam pasar halal nasional.

Menuju Poso Sebagai Pusat Produk Halal Sulawesi Tengah

Bupati Verna menegaskan, kolaborasi ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Pemkab Poso untuk menjadikan daerahnya sebagai pusat pengembangan produk halal di Sulawesi Tengah.

“Jika kita konsisten membangun ekosistem halal yang kuat, Poso bisa menjadi contoh bagi kabupaten lain. Ini bukan hanya soal label, tapi tentang bagaimana menjaga mutu, kepercayaan, dan keberkahan usaha masyarakat,” tuturnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan akademisi, Poso menatap masa depan ekonomi halal yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.