, ,

Kemendikdasmen Siapkan Revitalisasi 20 Sekolah di Kabupaten Poso Pascagempa

oleh -3450 Dilihat

Poso – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan program revitalisasi terhadap 20 sekolah di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, yang terdampak kerusakan akibat gempa bumi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik sekaligus menjamin keselamatan peserta didik.

Sekolah Terdampak Alami Kerusakan Berat

Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Poso beberapa waktu lalu mengakibatkan sejumlah bangunan sekolah mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga berat. Sebagian ruang kelas tidak dapat digunakan, sehingga siswa harus belajar di tenda darurat.

“Dari hasil asesmen lapangan, ada sekitar 20 sekolah yang masuk kategori perlu revitalisasi segera karena kondisinya tidak lagi layak digunakan,” ujar seorang pejabat dari Kemendikdasmen.

Fokus pada Keselamatan dan Fasilitas Belajar

Revitalisasi ini tidak hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga mencakup pembangunan fasilitas pendukung seperti perpustakaan, laboratorium, dan ruang guru. Kemendikdasmen menekankan bahwa keselamatan siswa dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama dalam program ini.

“Sekolah adalah tempat yang harus aman dan nyaman bagi anak-anak. Karena itu, revitalisasi akan dirancang agar tahan terhadap bencana serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif,” lanjutnya.

Kemendikdasmen
Kemendikdasmen

Baca juga: Poso Energy berikan kuliah umum bagi mahasiswa Unkrit

Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Pusat

Program revitalisasi sekolah ini juga melibatkan kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemkab Poso diberi peran dalam menyiapkan lahan, mengawasi pembangunan, serta memastikan pemanfaatan fasilitas pascarevitalisasi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bupati Poso menyampaikan apresiasinya atas perhatian Kemendikbudristek. “Kami sangat berterima kasih. Ini bukti nyata pemerintah hadir untuk memulihkan pendidikan di daerah yang terdampak bencana,” katanya.

Harapan untuk Pemulihan Pendidikan di Poso

Dengan adanya revitalisasi ini, diharapkan aktivitas pendidikan di Kabupaten Poso dapat kembali normal. Para siswa tidak perlu lagi belajar di tenda darurat, sementara guru dapat melaksanakan proses belajar mengajar dengan lebih efektif.

“Revitalisasi sekolah bukan hanya soal bangunan, tapi juga soal harapan. Anak-anak Poso berhak mendapatkan pendidikan terbaik meskipun daerahnya baru saja dilanda bencana,” pungkas pejabat Kemendikdasmen.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.