, ,

Gubernur Anwar Hafid: Tambang Harus Memberi Manfaat bagi Rakyat

oleh -2859 Dilihat

Poso – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa keberadaan industri pertambangan di daerahnya harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal itu ia sampaikan dalam rapat koordinasi bersama pelaku usaha tambang, pejabat daerah, dan perwakilan masyarakat, Kamis (4/9/2025).

Pertambangan Bukan Sekadar Eksploitasi

Dalam kesempatan tersebut, Anwar Hafid mengingatkan bahwa Sulawesi Tengah adalah salah satu daerah dengan potensi tambang yang melimpah, mulai dari nikel, emas, hingga batu bara. Namun, kekayaan alam itu tidak boleh hanya menjadi ajang eksploitasi yang meninggalkan kerusakan lingkungan.

“Tambang bukan sekadar menggali dan mengambil hasil bumi. Tambang harus memberi manfaat bagi rakyat, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pembangunan daerah,” tegas Anwar.

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

Gubernur juga menekankan agar perusahaan tambang memperhatikan aspek sosial dan lingkungan. Ia menilai sudah saatnya perusahaan tambang menyalurkan sebagian keuntungan mereka untuk program tanggung jawab sosial (CSR) yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan sekolah, fasilitas kesehatan, perbaikan jalan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar tambang adalah bentuk nyata manfaat tambang. Jangan sampai masyarakat hanya mendapat dampak negatif berupa kerusakan lingkungan,” ujarnya.

Anwar Hafid
Anwar Hafid

Baca juga: Warga Poso Temukan 59 Amunisi Saat Renovasi Dapur Rumah

Penegakan Aturan yang Tegas

Selain menekankan manfaat, Anwar Hafid memastikan bahwa pemerintah daerah bersama aparat terkait akan lebih ketat dalam mengawasi operasional tambang. Ia tidak ingin ada perusahaan yang mengabaikan kewajiban reklamasi, membuang limbah sembarangan, atau melanggar izin yang sudah ditetapkan.

“Kami akan tindak tegas perusahaan yang nakal. Izin tambang bukan cek kosong untuk merusak alam. Kami ingin generasi mendatang juga bisa menikmati kekayaan alam ini,” ungkapnya.

Harapan Masyarakat Sekitar Tambang

Sejumlah perwakilan masyarakat yang hadir dalam pertemuan itu menyampaikan harapannya agar ucapan Gubernur benar-benar diwujudkan dalam kebijakan. Salah seorang tokoh masyarakat dari Morowali, Rusman, menyebut banyak warga di sekitar tambang yang hanya menjadi penonton dan tidak merasakan kesejahteraan.

“Kami ingin anak-anak kami bisa bekerja di perusahaan tambang, bukan hanya orang dari luar daerah. Kami juga ingin ada program nyata untuk petani dan nelayan yang wilayahnya terdampak tambang,” ucapnya.

Dorong Investasi yang Berkelanjutan

Di akhir pernyataannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa pemerintah tetap membuka ruang bagi investasi, termasuk di sektor pertambangan. Namun investasi yang masuk harus berorientasi pada pembangunan berkelanjutan dan tidak merugikan rakyat.

“Silakan berinvestasi, tetapi ingat: rakyat harus merasakan manfaatnya, lingkungan harus tetap terjaga, dan daerah harus mendapat nilai tambah. Itulah prinsip kami,” pungkas Anwar.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.