, , ,

Fadli Zon Tinjau Situs Megalitik Lembah Behoa di Poso

oleh -367 Dilihat

Wawasan Poso – Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, melakukan kunjungan langsung ke Situs Megalitik Lembah Behoa yang berada di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap pelestarian warisan budaya nasional yang memiliki nilai sejarah dan peradaban tinggi.

Lembah Behoa dikenal sebagai salah satu kawasan megalitik terpenting di Indonesia, dengan peninggalan berupa arca-arca batu besar yang diperkirakan telah ada sejak ribuan tahun lalu.

Perhatian Serius terhadap Warisan Budaya Nusantara

Dalam kunjungannya, Fadli Zon meninjau langsung sejumlah objek megalitik yang tersebar di kawasan Lembah Behoa. Ia menyampaikan kekagumannya terhadap kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki wilayah tersebut, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan situs-situs bersejarah sebagai identitas bangsa.

Menurut Fadli Zon, situs megalitik seperti Lembah Behoa tidak hanya memiliki nilai arkeologis, tetapi juga menyimpan narasi besar tentang peradaban manusia masa lampau di Nusantara.

Lembah Behoa, Jejak Peradaban Ribuan Tahun

Lembah Behoa merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Lore Lindu yang dikenal memiliki ratusan peninggalan megalitik berupa patung batu, kalamba, dan struktur batu lainnya. Keberadaan situs ini menjadi bukti bahwa wilayah Poso pernah menjadi pusat aktivitas manusia sejak zaman prasejarah.

Fadli Zon menilai, potensi sejarah dan budaya di Lembah Behoa sangat besar dan dapat dikembangkan sebagai pusat penelitian sekaligus destinasi wisata budaya berkelas dunia.

Fadli Zon
Fadli Zon

Baca juga: Pemkab Poso Raih UHC Award 2026, Bukti Komitmen Jamin Akses Kesehatan Masyarakat

Dorong Pelestarian dan Pengembangan Berkelanjutan

Fadli Zon menekankan perlunya upaya pelestarian yang serius dan berkelanjutan terhadap situs megalitik tersebut. Ia mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, serta masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian situs agar tidak rusak atau hilang akibat faktor alam maupun aktivitas manusia.

Ia juga menilai bahwa pelestarian harus berjalan seiring dengan pemanfaatan yang bijak, sehingga nilai sejarah tetap terjaga tanpa mengabaikan potensi ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Potensi Wisata Budaya dan Edukasi

Selain aspek pelestarian, Fadli Zon menyoroti potensi Lembah Behoa sebagai destinasi wisata budaya dan edukasi. Menurutnya, dengan pengelolaan yang tepat, kawasan ini dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus menjadi sarana pembelajaran sejarah dan arkeologi bagi generasi muda.

Pengembangan wisata berbasis budaya diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat lokal tanpa menghilangkan keaslian dan nilai historis situs.

Libatkan Masyarakat Lokal

Fadli Zon juga menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam upaya pelestarian situs megalitik. Masyarakat dinilai sebagai garda terdepan dalam menjaga warisan budaya, sekaligus penerima manfaat langsung dari pengembangan kawasan.

Dengan pemberdayaan masyarakat, pelestarian situs tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga gerakan bersama yang berkelanjutan.

Komitmen DPR RI Dukung Pelestarian Budaya

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen DPR RI, khususnya Fadli Zon, dalam mendukung pelestarian budaya dan sejarah Indonesia. Ia berharap perhatian terhadap situs-situs megalitik seperti Lembah Behoa dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi anggaran, regulasi, maupun program pengembangan.

Situs Megalitik Lembah Behoa di Poso diharapkan dapat terus lestari sebagai saksi bisu perjalanan panjang peradaban Nusantara dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.