Wawasan Poso – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Poso melaksanakan kegiatan sosialisasi manfaat program sekaligus pelatihan aktivasi aplikasi Jaminan Mobilitas Online (JMO) bagi para pelayan gereja dan jemaat di wilayah Klasis Pamona Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BPJamsostek memperluas jangkauan edukasi jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke komunitas keagamaan.
Tingkatkan Pemahaman Masyarakat soal Perlindungan Kerja
Dalam kegiatan yang digelar di salah satu rumah ibadah di Pamona Timur tersebut, BPJamsostek memberikan penjelasan lengkap mengenai empat program perlindungan tenaga kerja, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).
Petugas BPJamsostek menekankan bahwa perlindungan kerja tidak hanya penting bagi pekerja sektor formal, tetapi juga sangat relevan bagi pekerja informal, pelayanan gereja, dan pengurus jemaat yang menjalankan aktivitas berisiko.
“Kami ingin seluruh pekerja, termasuk pelayan gereja, memahami bahwa risiko kerja bisa terjadi kapan saja. Manfaat perlindungan BPJamsostek sangat vital untuk melindungi keluarga jika hal yang tidak diinginkan terjadi,” ujar perwakilan BPJamsostek Cabang Poso.
Aplikasi JMO Permudah Akses Peserta
Selain sosialisasi manfaat, peserta juga mendapatkan pelatihan praktik aktivasi dan penggunaan aplikasi JMO, layanan digital resmi BPJamsostek yang memungkinkan peserta mengakses informasi kepesertaan, melihat saldo JHT, mengajukan klaim, hingga memperbarui data secara mandiri.
Dalam sesi praktik, peserta diajarkan cara mengunduh aplikasi, registrasi akun, serta langkah-langkah penggunaan fitur utama. Banyak peserta mengaku terbantu karena selama ini masih mengandalkan pelayanan manual di kantor cabang atau bertanya kepada petugas lapangan.
“Dengan JMO, prosesnya lebih cepat dan praktis. Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkannya untuk mendukung pelayanan yang lebih efisien,” tambah narasumber BPJamsostek.

Baca juga: Dinas PMPTSP Evaluasi dan Penyempurnaan Kebijakan Perizinan
Respons Jemaat Sangat Antusias
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta. Banyak yang mengapresiasi upaya BPJamsostek untuk hadir langsung di tengah komunitas, terlebih di wilayah yang memiliki akses terbatas ke pusat kota.
Salah seorang peserta menyampaikan bahwa edukasi ini sangat membantu pelayan gereja dan masyarakat dalam memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara berkala di wilayah lainnya.
Dukung Perlindungan Pekerja Rentan
BPJamsostek Cabang Poso menegaskan komitmennya untuk memperluas cakupan peserta khususnya di sektor informal dan pekerja rentan. Klasis Pamona Timur disebut sebagai salah satu mitra strategis dalam program “Kerja Keras Bebas Cemas” yang menyasar pekerja serabutan, petani, nelayan, pelayan rumah ibadah, hingga kader komunitas.
Melalui kerja sama ini, BPJamsostek berharap semakin banyak pekerja yang mendapatkan perlindungan, sehingga risiko sosial ekonomi masyarakat dapat ditekan.
Komitmen Edukasi Berkelanjutan
BPJamsostek memastikan akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi ke berbagai komunitas, rumah ibadah, desa, serta lembaga pendidikan di wilayah Poso dan sekitarnya. Tujuannya agar manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan semakin dipahami, mudah diakses, dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kami ingin memastikan tidak ada pekerja yang berjalan tanpa perlindungan. Semakin banyak yang terlindungi, semakin besar dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat,” tutup pihak BPJamsostek.






