, , ,

Anwar Hafid Lantik 7 Komisioner KPID Sulteng Periode 2025–2028

oleh -1743 Dilihat

Poso – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, secara resmi melantik tujuh komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah untuk periode 2025–2028. Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sulteng pada Selasa (6/8), itu disaksikan sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta insan pers dan penyiaran.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan pentingnya peran KPID sebagai lembaga independen yang menjaga ruang siar publik tetap sehat, edukatif, dan berimbang di tengah gempuran informasi digital yang semakin deras.

“Penyiaran memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik. Maka saya harap para komisioner yang baru dapat bekerja dengan profesional, jujur, dan menjaga independensi, serta memastikan konten-konten siaran tetap mendidik dan menjunjung tinggi nilai budaya dan moral bangsa,” tegas Gubernur Anwar.

Daftar 7 Komisioner KPID Sulteng 2025–2028

Berikut adalah tujuh nama yang resmi dilantik sebagai anggota KPID Sulteng untuk periode tiga tahun ke depan:

  1. Muhammad Idris

  2. Nurul Aulia

  3. Rizky M. Lahay

  4. Sitti Farida

  5. Andi Heru Saputra

  6. Marwan A. Tutu

  7. Lina Gustina

Anwar Hafid
Anwar Hafid

Baca juga: Bupati Erwin Burase Instruksikan Penyelidikan Sumber Malaria di Parigi Moutong

Tugas Berat Menanti

KPID harus adaptif dengan perubahan zaman. Jangan hanya mengawasi televisi dan radio konvensional, tapi juga mengedukasi publik soal literasi digital dan menangkal konten hoaks serta ujaran kebencian yang semakin marak di ruang digital,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara KPID dan lembaga penyiaran, baik swasta maupun publik, agar ekosistem penyiaran di Sulawesi Tengah bisa lebih sehat dan produktif.

Komitmen KPID: Wujudkan Penyiaran yang Seimbang dan Berkualitas

Usai pelantikan, Ketua KPID Sulteng terpilih, Muhammad Idris, menyampaikan komitmen pihaknya dalam menjalankan amanah. Ia mengatakan bahwa KPID Sulteng siap menjadi mitra kritis sekaligus fasilitator bagi lembaga penyiaran lokal.

“Kami bertekad menjadikan KPID sebagai garda depan dalam menjaga kualitas siaran. Transparansi, partisipasi publik, dan penguatan pengawasan konten akan menjadi prioritas kami,” ujar Idris.

Penutup

Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap media penyiaran lokal di Sulawesi Tengah.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.