, , ,

PDGI Sulteng Resmi Berganti Nahkoda, Target Bebas Karies 2030 Digaspol

oleh -699 Dilihat

Wawasan Poso – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi Sulawesi Tengah resmi berganti kepemimpinan. Pergantian nahkoda ini menjadi momentum penting bagi organisasi profesi dokter gigi di Sulawesi Tengah untuk memperkuat peran dan kontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat, dengan target ambisius bebas karies pada 2030.

Prosesi pengukuhan kepengurusan baru berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pengurus PDGI, perwakilan instansi kesehatan, serta para dokter gigi dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

Kepemimpinan Baru, Semangat Baru

Ketua PDGI Sulawesi Tengah yang baru menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi lebih aktif, solid, dan responsif terhadap tantangan kesehatan gigi dan mulut di daerah. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi titik awal percepatan program kerja yang lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kepemimpinan baru ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi momentum untuk memperkuat peran PDGI dalam pelayanan dan edukasi kesehatan gigi masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.

Target Bebas Karies 2030 Jadi Fokus Utama

Salah satu program prioritas yang langsung “digaspol” oleh kepengurusan baru adalah target bebas karies 2030. PDGI Sulteng menilai karies gigi masih menjadi salah satu masalah kesehatan paling dominan, terutama pada anak-anak dan kelompok usia produktif.

Untuk mencapai target tersebut, PDGI akan mengintensifkan program promotif dan preventif, mulai dari edukasi kesehatan gigi sejak usia dini, pemeriksaan rutin, hingga kampanye pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut.

PDGI
PDGI

Baca juga: Kasus Penipuan Perjalanan Rohani ke Israel, Tersangka Farida Sanni Resmi Diserahkan ke Kejaksaan Poso

Perkuat Edukasi dan Pelayanan ke Masyarakat

PDGI Sulteng berkomitmen memperluas jangkauan edukasi kesehatan gigi hingga ke wilayah pelosok. Melalui kerja sama dengan puskesmas, sekolah, dan pemerintah daerah, dokter gigi diharapkan hadir langsung di tengah masyarakat memberikan penyuluhan dan pelayanan dasar.

Program bakti sosial, pemeriksaan gigi gratis, serta edukasi sikat gigi yang benar akan terus digencarkan sebagai bagian dari upaya menekan angka karies.

Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Dokter Gigi

Selain fokus pada masyarakat, kepengurusan baru PDGI Sulteng juga menaruh perhatian pada peningkatan kompetensi dan profesionalisme anggotanya. Pelatihan, seminar ilmiah, serta penguatan etika profesi menjadi agenda penting guna memastikan pelayanan dokter gigi semakin berkualitas dan sesuai standar.

PDGI menilai dokter gigi yang kompeten dan profesional akan menjadi ujung tombak keberhasilan program kesehatan gigi dan mulut di daerah.

Sinergi dengan Pemerintah dan Stakeholder

PDGI Sulawesi Tengah menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan target bebas karies 2030.

Dukungan kebijakan, fasilitas pelayanan, serta program bersama diharapkan mampu mempercepat penurunan angka karies dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi.

Harapan Menuju Masyarakat Lebih Sehat

Pergantian kepemimpinan di tubuh PDGI Sulteng membawa harapan besar bagi peningkatan kualitas kesehatan gigi dan mulut masyarakat. Dengan kepemimpinan baru dan program yang lebih agresif, PDGI optimistis target bebas karies 2030 dapat dicapai secara bertahap dan berkelanjutan.

“Kesehatan gigi adalah bagian penting dari kualitas hidup. PDGI siap berkontribusi aktif untuk menciptakan masyarakat Sulawesi Tengah yang lebih sehat,” tutup Ketua PDGI Sulteng.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.